Langkah awal sebelum melakukan pekerjaan adalah siapkanlah alat-alat yang akan di pergunakan untuk mengukur benda kerja.
Siapkanlah Multitester Digital, agar hasil perhitunganya lebih teliti dan akurat.
Cara mengukur tegangan yang masuk ke battery yaitu:
Gunakan multitester dan putar selektor ke Voltase DC. Ukur terlebih dahulu tegangan awal battery.
- Tempelkan jarum multitester berwarna merah ke positif battery dan yang berwarna hitam ke negatif battery.
- Baca hasil pengukuran (standar tegangan battery min- "12,4 V")
- Lepas jarum multitester.
- Hidupkan mesin, biarkan mesin hidup pada posisi langsam / idle. Tempelkan jarum multitester seperti langkah 2 tadi.
- baca hasil pengukuran dalam posisi langsam / idle pada putaran mesin / rpm 1400-1800.
- Jika selesai, naikan putaran mesin stabil, kurang lebih 5000 rpm.
- Baca lagi hasil pengukuran, bersamaan putaran mesin di naikan secara perlahan.
- Jika pengisian normal, tegangan battery akan terus naik, kurang dari ke "15,4 volt".
- Jika normal, lepaskan jarum multitester dari battery.

Ada 3 gejala yang terjadi pada sistem pengisian.
- Tidak ada pengisian.
- Pengisian yang kurang
- Overcharge atau pengisian yang berlebih.
Sistem pengisian sepeda motor terdiri atas sumber daya listrik, regulator rectifier dan battery.
Semoga bermanfaat.
Post a Comment